Agustus 27, 2026

Jaringan Andalan Sul-Sel Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Maros, Barru, Jeneponto, dan Kota Makassar.

0
sampul depan

SUARATNEWS.ID-MAKASSAR

Makassar – Jaringan Andalan SulSel (JAS), yang merupakan relawan pemenangan pasangan Andalan-Hati dalam Pemilihan Gubernur 2024, melaksanakan aksi kemanusiaan dengan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir di Sulawesi Selatan. Bantuan ini disalurkan di empat titik utama yang terkena dampak banjir, yaitu Kabupaten Maros, Kabupaten Barru, Kabupaten Jeneponto, dan Kota Makassar.

 

Penyerahan bantuan di Kabupaten Maros dilakukan di Gedung Serba Guna, Kabupaten Barru di Rescue Center, Kabupaten Jeneponto di Desa Lentu Kecamatan Bonto Ramba, dan di Kota Makassar di posko bencana kantor Kelurahan Katimbang. Setiap penyerahan bantuan diterima langsung oleh pemerintah daerah setempat yang mewakili masyarakat yang terdampak.

Banjir yang melanda beberapa wilayah di Sulawesi Selatan telah menyebabkan banyak masyarakat kehilangan tempat tinggal dan kebutuhan pokok. Merespons situasi darurat ini, Ketua Pusat Jaringan Andalan SulSel, Jumali Sewang (yang akrab disapa Juang), menginstruksikan Relawan JAS yang tersebar di berbagai wilayah Sulawesi Selatan untuk menggalang donasi dan menyalurkan bantuan berupa sembako untuk memenuhi kebutuhan para korban.

“Saya ingin memastikan bahwa masyarakat yang terdampak bencana banjir tidak merasa sendirian. Kehadiran kami, bersama Relawan Jaringan Andalan SulSel, adalah wujud nyata kepedulian kami untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Juang.

Aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh Relawan JAS ini juga mempertegas komitmen mereka untuk tidak hanya bergerak pada saat kontestasi pemilihan gubernur, tetapi juga untuk terus berkontribusi dalam aksi sosial dan kemanusiaan. JAS akan terus mendukung visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, Bapak Andi Sudirman Sulaiman dan Ibu Fatmawti Rusdi.

“Ini adalah semangat gotong royong dan kepedulian sesama. Semoga bencana banjir yang melanda beberapa titik di Sulawesi Selatan segera berakhir, dan masyarakat yang terdampak dapat kembali beraktivitas seperti biasa. Kami juga berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk turut serta membantu saudara kita yang sedang menghadapi musibah,” tutup Juang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *