Debat Kandidat Tidak Menjelaskan Substansi Yang Jelas Terkait Permasalahan Di Kabupaten Luwu Utara
SUARATANEWS.ID-MAKASSAR
Makassar, Sulawesi Selatan – Debat calon kepala daerah Luwu Utara 2024 yang berlangsung pada Kamis malam, 30 Oktober 2024, di Hotel Four Points by Sheraton, Makassar, memicu berbagai sorotan dari berbagai kalangan. Banyak masyarakat menganggap bahwa debat ini kurang memberikan substansi yang jelas terkait isu-isu penting di Kabupaten Luwu Utara.
Muhammad Tegar Edwin Patundungi, Mahasiswa Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bosowa, mengungkapkan pendapatnya. Ia menilai bahwa meskipun setiap calon berusaha mempresentasikan visi dan misi mereka, banyak argumen yang disampaikan terkesan generik dan tidak mendalam. “Debat ini kurangnya substansi yang jelas terkait isu-isu penting di Luwu Utara,” ungkap Tegar.
Salah satu masalah utama yang dihadapi Luwu Utara adalah infrastruktur yang belum memadai. Namun, dalam debat tersebut, para calon lebih banyak membahas janji-janji umum tanpa memberikan solusi konkret atau rencana aksi yang spesifik. Tegar juga mencatat bahwa isu lingkungan hidup yang semakin mendesak di Luwu Utara kurang mendapat perhatian. “Dari empat bakal calon, tidak ada satu pun yang membahas strategi detail untuk mengatasi masalah deforestasi atau polusi. Hal ini menunjukkan bahwa mereka belum sepenuhnya memahami tantangan yang dihadapi masyarakat Luwu Utara,” ujarnya.
Sebagai seorang mahasiswa, Tegar berharap agar panggung debat ini dapat menjadi rujukan bagi pemilih dalam menentukan pilihan mereka pada 27 November mendatang. Ia berharap masyarakat Luwu Utara dapat menyimak dengan seksama gagasan para calon, dan tidak terjebak dalam janji-janji politik yang bersifat populis.
Dengan harapan tersebut, Tegar menekankan pentingnya substansi dan solusi konkret dalam debat calon kepala daerah untuk masa depan Luwu Utara yang lebih baik.”Tutupnya.
