Agustus 27, 2026

HMI Cabang Bantaeng tantang Polda Sulsel dan PT Pertamina Patraniaga Regional 7 usut Dugaan Mafia dan Penimbunan Solar di Sejumlah SPBU Bantaeng

0
WhatsApp Image 2026-01-23 at 19.52.29

SUARATANEWS.ID-BANTAENG

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bantaeng melalui Bidang Lingkungan Hidup dan Energi menyoroti dugaan praktik mafia dan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar yang diduga terjadi secara masif dan terstruktur di wilayah Kabupaten Bantaeng.

Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan Energi HMI Cabang Bantaeng, Sabaruddin, menyampaikan bahwa HMI menemukan indikasi kuat adanya aktivitas pengambilan solar subsidi dalam jumlah besar menggunakan jerigen, yang kemudian ditimbun dan diduga disalahgunakan untuk kepentingan tertentu.

“Praktik ini bukan lagi dugaan biasa. Polanya berulang, terorganisir, dan melibatkan lokasi SPBU yang sama. Ini jelas merugikan negara, mencederai keadilan distribusi BBM subsidi, serta berdampak langsung pada masyarakat kecil,” tegas Sabaruddin.

HMI Cabang Bantaeng secara terbuka menantang Polda Sulawesi Selatan dan PT Pertamina untuk segera melakukan penindakan tegas dan transparan, tanpa tebang pilih, terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam dugaan mafia dan penimbunan solar tersebut.

Sebagai bentuk keseriusan, dalam waktu dekat HMI Cabang Bantaeng akan menyerahkan foto dan dokumentasi aktivitas dugaan penimbunan solar yang diduga terjadi di tiga SPBU, yakni: SPBU Lamalaka, SPBU Lambocca, dan SPBU Marina.

Dokumentasi tersebut rencananya akan diserahkan langsung kepada PT Pertamina Patra Niaga Regional VII Sulawesi Selatan dan Polda Sulawesi Selatan sebagai bahan awal penelusuran dan penegakan hukum.

HMI menegaskan bahwa praktik penimbunan dan penyalahgunaan solar subsidi bukan hanya pelanggaran administratif, melainkan berpotensi merupakan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi serta peraturan turunannya.

“Jika aparat dan Pertamina abai, maka kami menduga ada pembiaran. HMI akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas dan siap menggerakkan konsolidasi massa sebagai bentuk tekanan moral dan politik,” lanjut Sabaruddin.

HMI Cabang Bantaeng berharap langkah ini menjadi pintu masuk bagi penegakan hukum yang adil, demi memastikan BBM subsidi tepat sasaran dan tidak dikuasai oleh segelintir oknum yang mencari keuntungan di atas penderitaan rakyat.

HMI Cabang Bantaeng
Bidang Lingkungan Hidup dan Energi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *