Agustus 27, 2026

Gegara Barcode BBM, Ambulance Bawa Jenazah Tidak Dilayani Pihak SPBU, Kabid PTKP HMI Barru: Harusnya Ada Kebijakan Dari Pihak Terkait

0
IMG-20250315-WA0025

SUARATANEW.ID-BARRU

Sebuah mobil ambulance yang membawa jenazah dari RSUD Lapatari Barru menuju Allu Desa Pujananting Kec. Pujananting tertahan di SPBU Kajuara Kec. Tanete Riaja Kab. Barru, Sabtu (15/03/2025).

Ambulance yang membawa jenazah hendak mengisi BBM jenis solar tidak dilayani oleh pihak SPBU dengan alasan sopir tidak menunjukkan barcode BBM.

Kejadian tersebut spontan menimbulkan respon dikalangan masyarakat, terkhususnya dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Barru.

“Meskipun pihak pertamina telah memberlakukan penggunaan barcode untuk pengisisan BBM di SPBU, akan tetapi ini dalam kondisi yang urgent. Harusnya pihak SPBU mampu memberikan kebijakan dalam kondisi yang seperti ini,” ungkap Kabid PTKP HMI Cabang Barru Ramsi.

Dirinya menganggap bahwa hal tersebut mestinya dipermudah karna ini menyangkut kemanusiaan.

“Kami paham betul bahwa ada mekanisme yang harus diikuti ketika ingin mengisi BBM di SPBU akan tetapi ini menyangkut rasa kemanusiaan,” ujarnya.

Diketahui bahwa mobil ambulance yang membawa jenazah itu lagi-lagi tertahan di jalan poros penghubung Desa Pujananting dengan Desa Bulo-Bulo akibat jalan yang terputus sehingga jenazah terpkasa dibawa menggunakan roda dua.

“Pada saat jenazah akan dibawa ke rumah duka, orang tuanya terpaksa menggendong jenazah anaknya dengan diboceng menggunakan kendaraan roda dua dikarenakan akses jalan di sana yang terputus,” tambah Ramsi.

Ramsi berharap adanya perhatian khusus dari pemerintah terkait akses jalan yang sudah lama terputus di daerah tersebut.

“Tentunya kami berharap kepada pemerintah daerah agar memperhatikan akses jalan yang ada di sana, apalagi ini menyangkut kepentingan umum terkhususnya masyarakat yang beraktivitas di sana,” tutup Ramsi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *