Agustus 27, 2026

Keluarga Besar Tongkonan Layuk Kaero Kec. Sangalla Menolak Keras Eksplorasi Panas Bumi di Wilayah Adat Basse Maroang.

0
eto

SUARATANEWS.ID-TORAJA 

Sangalla, Tana Toraja. Rencana eksplorasi panas bumi di Dusun Wala Kec. Sangalla ini mendapat penolakan dari keluarga besar Tongkonan Layuk Kaero yang dimana masuk dalam wilayah adat Basse Maroang (wilayah adat tongkonan layuk kaero).

Pernyataan penolakan ini disampaikan langsung oleh Puang Massora, Tongkonan Layuk Kaero kepada Mahasiswa setelah melakukan diskusi di lingkungan Tongkonan Layuk Kaero pada 1 Mei 2026.

“Kami Keluarga Besar Tongkonan Layuk Kaero menolak ketika wilayah adat kami akan di eksplorasi, tanpa aktivitas saja gunung kaero pernah longsor besar, apalagi ketika ada aktivitas semacam pengeboran” Puang  Massora, Tongkonan Layuk Kaero.

Alasan penolakan ini atas kekhawatiran masyarakat adat dengan adanya pelanggaran hak kolektif dan pendapatan dari sektor pertanian. Seperti yang ditemukan di sekitar Dusun Wala terdapat beberapa patok berwarna Merah, Biru, dan Kuning yang di ketahui milik PLN aliran listrik tegangan tinggi dari proyek dari gardu Bakaru sampai Palopo.

Menurut warga sekitar tidak mengetahui adanya patok tersebut “Kami tidak tahu ini patok untuk apa, dan pada saat dipasang kami tidak diberitahu sebelumnya kalau lahan kami mau dipasangi patok seperti ini”

Diketahui juga bahwa penolakan masyarakat adat sekitar Tongkonan Layuk Kaero didasari dari akan terganggunya mata air dari proses pengeboran eksplorasi panas bumi ini. Dan fakta yang ditemukan di lapangan bahwa ada beberapa titik mata air yang digunakan masyarakat untuk mengaliri rumah-rumah serta lahan pertanian seperti kebun lada katokkon dan sawah.

“Satu mata air ini bisa mengaliri rumah sekitar 20-25 rumah, kita tampung di galon besar lalu di aliri ke rumah-rumah warga” Kata salah satu warga sekitar.

Mahasiswa dan masyarakat Dusun Wala akan menggelar nobar dan diskusi mengenai Eksplorasi Panas Bumi pada hari Sabtu, 2 Mei 2026 bertempat di Geraja Toraja Jemaat Wala, pukul 15.00 Wita-Selesai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *