Agustus 28, 2026

SMKN 5 Luwu Utara Terus Dilanda Banjir, Aktivitas Belajar Terganggu – Perlu Perhatian Khusus dari Pemerintah Provinsi

0
smk5 luwu utara

SUARATANEWS.ID-LUWU UTARA

Luwu Utara, 17 April 2025 – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 Luwu Utara, yang terletak di Dusun Biro, Kecamatan Malangke, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, mengalami banjir secara berulang selama kurang lebih satu tahun terakhir akibat luapan Sungai Masamba dan Balisase, serta diperparah oleh pasang air besar.

 

Sejak pertama kali terjadi pada bulan April 2024, banjir telah menyebabkan gangguan serius terhadap proses pembelajaran. Aktivitas belajar mengajar harus dihentikan sementara setiap kali banjir datang, karena seluruh halaman sekolah tergenang air dengan ketinggian mencapai 1 hingga 1,5 meter. Selain itu, sekitar 70 hingga 75 persen ruang belajar dan Ruang Praktik Siswa (RPS) ikut terendam setinggi 10 hingga 15 cm.

 

Kepala SMKN 5 Luwu Utara, Aris, SP., M.Si, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi tersebut. “Musibah ini telah mengganggu proses belajar mengajar kami secara signifikan. Posisi sekolah yang berada di tepi sungai dan empang membuatnya sangat rentan terhadap banjir. Kami membutuhkan penanganan serius, bukan hanya bantuan sementara,” ujarnya.

 

Muchtar Rantegau, S.E, selaku Kepala Seksi pembinaan SMK dan PKPLK cabang Dinas Wilayah 12 mengatakan hal ini sudah dilaporkan kepada cabang dinas terkait untuk di teruskan ke  Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan akan tetapi selama ini  bantuan yang diterima hanya berupa sembako dari Cabang Dinas Wilayah 12, kain dari Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, dan dukungan dari sesama kepala sekolah. “Kami berharap Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dapat memberikan solusi jangka panjang, seperti pembangunan tanggul di seluruh sisi sekolah dan penimbunan area rawan banjir agar aktivitas pendidikan tidak terus-menerus terganggu,” tambahnya.

 

Dengan situasi ini, pihak sekolah mengajak seluruh pemangku kebijakan, khususnya Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, untuk segera memberikan perhatian dan tindakan nyata demi keberlangsungan pendidikan di wilayah kami yang terdampak banjir ini.”Tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *