Agustus 28, 2026

Aliansi Gerakan Mahasiswa Sulawesi Selatan Menyerahkan Laporan Aduan ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan

0
pesanan urwal

SUARATANEWS.ID-KOTA MAKASSAR.

Makassar,28/06/24. Aliansi Gerakan Mahasiswa Sulawesi Selatan (AGMSS) secara resmi menyerahkan laporan aduan kepada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan terkait dugaan penerimaan fee proyek pengaspalan di kawasan Industri Palopo serta peningkatan signifikan dalam Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) FKJ.

Dalam aduan tersebut, AGMSS menyoroti adanya indikasi kuat penerimaan fee yang tidak wajar oleh oknum-oknum tertentu dalam proyek pengaspalan di kawasan Industri Palopo. Proyek tersebut, yang seharusnya bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur dan perekonomian daerah, didugaģ malah menjadi ladang korupsi bagi beberapa pihak.

Selain itu, AGMSS juga menyoroti lonjakan signifikan dalam LHKPN FKJ, yang tidak sejalan dengan penghasilannya sebagai pejabat negara. Hal ini menimbulkanb kecurigaan adanya praktik korupsi dan penyalahgunaan wewenang dalam jabatannya.

Jenral lapangan AGMSS, Alamsyah, menyatakan bahwa penyerahan laporan ini merupakan bentuk komitmen mahasiswa dalam mengawal transparansi dan akuntabilitas publik. “Kami berharap Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dapat segera menindaklanjuti laporan ini dan mengusut tuntas dugaan korupsi yang terjadi dan Kami tidak akan berhenti sampai seluruh oknum-oknum yang melakukan praktik korupsi di proses sehingga keadilan dapat ditegakkan,” ungkapnya

Laporan ini diterima langsung oleh perwakilan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan yang menyatakan akan memproses aduan tersebut sesuai dengan prosedur yang berlaku. Kejaksaan juga berkomitmen untuk menjaga integritas dan profesionalisme dalam menangani kasus ini.

Dengan adanya laporan ini, AGMSS berharap dapat mendorong perubahan positif dan menghapuskan praktik korupsi yang merugikan masyarakat. Mereka juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta dalam mengawasi kinerja pejabat negara dan memastikan penggunaan anggaran publik yang transparan dan akuntabel. “tutupnya”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *