Agustus 28, 2026

Menanti Gebrakan Makan Bergizi Gratis di Malangke Barat: Harapan Siswa dan Target Operasional Bulan Februari

0
SPPG Malangke

SUARATANEWS.ID-LUWU UTARA

MALANGKE BARAT, Minggu,11 Januari, 2026 – Antusiasme masyarakat, khususnya di kalangan pelajar, tengah memuncak menyusul kabar perkembangan terbaru mengenai implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Malangke Barat. Program yang menjadi primadona kebijakan nasional ini kini memasuki tahapan krusial menuju operasional penuh.

Aspirasi dari Akar Rumput: “Sudah Lama Mengidam-idamkan”
Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa program ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan harapan besar bagi generasi muda di Malangke Barat. Muhammad Kasim, yang akrab disapa Opu (panggilan kehormatan bagi sosok berpengaruh di Luwu Utara), hadir sebagai tokoh masyarakat sekaligus Person In Charge (PIC) atau Penanggung Jawab utama dalam pemantauan progres ini.
Dalam keterangannya, beliau mengungkapkan bahwa para siswa di berbagai sekolah sudah sangat menantikan kehadiran menu sehat di meja makan mereka.

“Anak-anak sekolah di sini sudah mengidam-idamkan sejak lama agar program MBG ini segera berjalan. Bagi mereka, ini bukan hanya soal makan siang, tapi soal semangat belajar yang baru,” ujar Bapak Kasim.

Upaya Percepatan dan Teknis Pelaksanaan
Merespons harapan tersebut, pihak pengelola memastikan bahwa proses persiapan saat ini tengah digenjot secara maksimal. Meski memerlukan ketelitian dalam penyusunan logistik dan standar gizi, tim di lapangan terus berupaya agar seluruh instrumen pendukung siap melakukan running atau operasional dalam waktu dekat.

Saat ini, fokus utama terletak pada penguatan rantai pasok bahan baku lokal dan kesiapan dapur umum agar kualitas makanan yang disajikan memenuhi standar kesehatan yang ketat.
Target Operasional: Februari 2026
Kepastian mengenai jadwal pelaksanaan mulai menemui titik terang. Program MBG di Malangke Barat ditargetkan mulai berjalan pada Bulan Februari mendatang. Langkah ini diambil setelah melalui serangkaian koordinasi intensif antar lembaga.

Keberhasilan program ini didorong oleh kolaborasi strategis antara:
• Pihak Yayasan Mitra Wahid Sulsel: Sebagai mitra strategis yang mengawal implementasi program di wilayah Sulawesi Selatan.
• Pemerintah Pusat: Sebagai penyokong regulasi dan pendanaan.
• Kepala SPPG (Mitra): Sebagai Pelaksana Teknis seluruh proses pekerjaan di lapangan.
Sinergi Demi Kualitas SDM

Kolaborasi antara pemerintah pusat dan Mitra Wahid Sulsel diharapkan menjadi jaminan bahwa distribusi makanan akan tepat sasaran dan berkelanjutan. Dengan integrasi data yang baik, Malangke Barat diharapkan dapat menjadi percontohan suksesnya program MBG di Sulawesi Selatan.
“Kami berupaya secepatnya running. Target kami bulan dua (Februari) semuanya sudah bisa dirasakan manfaatnya oleh anak-anak kita,” tutup Bapak Kasim dengan nada optimis.

Dengan sisa waktu persiapan yang ada, seluruh pihak kini bahu-membahu memastikan bahwa pada bulan Februari nanti, tidak ada lagi siswa di Malangke Barat yang belajar dalam kondisi lapar, melainkan tumbuh sehat dengan asupan gizi yang terjamin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *